Rektor Unsultra Prof. Dr. Ir. H Andi Bahrun M.Sc., Agric usai membuka PKKMB, di salah satu Hotel Kendari, Senin (19/09/2022)

Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (PKKMB) bagi Mahasiswa Baru (MABA) Tahun Akademik 2022/2023. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Unsultra Prof. Dr. Ir. Andi Bahrun M.Sc., Agric, di Salah satu hotel Kendari, Senin (19/9/2022).

Adapun total Maba yang mengikuti PKKMB pada sebanyak 700 mahasiswa dari berbagai Fakultas. Rektor Unsultra Prof Andi Bahrun, mengatakan, jumlah Maba tersebut, masih akan terus bertambah, sebab pihaknya masih memberi kesempatan bagi mahasiwa untuk mengisi prodi-prodi masih kurang kuotanya.

Suasana pembukaan PKKMB Mahasiswa Baru Unsultra

“Kami, target mahasiswa baru kurang lebih seribuan,” ujarnya.

Ia katakan, bahwa PKKMB tahun akademik 2022/2023 tersebut merupakan salah satu bentuk persiapan untuk mewujudkan mahasiswa yang inovatif, unggul, kreatif dan berprestasi di era digital.

“Sekarang tidak ada tawar menawar lagi, karena memang kami di Unsultra sudah bertekad untuk digitalisasi,” ungkapnya.

Disamping mempersiapkan mahasiswa yang inovatif, unggul, kreatif dan berprestasi di era digital, pihak juga tetap menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Karena kata dia, hal tersebut wajib terutama bagi mahasiswa yang baru mulai menginjakkan kaki di dunia kampus.

PKKMB itu kata dia, disamping pengenalan kampus juga dilakukan pengenalan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), juga mengenai bahaya narkoba yang hingga saat ini masih menjadi kekhawatiran.

“Selain itu, kami juga ada materi tentang cerdas dan bijak bermedia sosial untuk generasi milenial,” ucapnya.

Sehingga ia berharap, Maba Unsultra tersebut bisa betul-betul mendukung Unsultra menjadi Dream to Become a Future University. Karena menurutnya saat ini adalah momentum terbaik karena Unsultra telah digitalisasi yang digaungkan dalam Unsultra In Global Action.

Rektor juga memberikan motivasi kepada semua maba untuk beradaptasi dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) selama kuliah mahasiswa akan melaksanakan praktek kerja, dan bisa magang pada industri, yang ababila kesemuanya dapat dilakukan atau dapat mengikuti program MBKM, maka mahasiwa tidak akan kesulitan ketika terjun ke dunia kerja setelah tamat .

Pada kesempatan yang sama Ketua SPS Sultra, Irwan Zainuddin menyampaikan bahwa, sebagai seorang mahasiswa khususnya yang masih baru mulai menginjakkan kaki di dunia kampus harus bisa merubah pola pikir atau mindset.

Karena kata dia, mahasiswa merupakan generasi-generasi perubahan yang saat ini bukan lagi milik Indonesia tapi menjadi milik dunia.

Kedepannya katanya, jangan menjadi generasi yang tidak lagi punya mental seperti yang lalu, yang harus dikejar dan harus diarahkan. Akan tetapi bagaimana seorang mahasiswa bisa membawa diri, memiliki skill kualitas yang luar biasa dan bisa dibanggakan, serta kelak bisa bersaing dengan seluruh pemuda-pemuda di seluruh Indonesia.

Ia juga menyampaikan, bahwa seorang mahasiswa harus mampu membangun jejaring dengan seluruh komponen mahasiswa yang ada di seluruh Indonesia bahkan dunia. (Med)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *