DEM Sultra dan BEM Unsultra Gelar Diskusi Kamis, 17 Februari, Dewan Energi Nasional Jadi Pembicara

Dewan Energi Mahasiswa Sulawesi Tenggara (DEM Sultra) berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (BEM Unsultra).

Kedua lembaga kepemudaan dan mahasiswa ini bakal mengadakan forum diskusi membahas soal potensi energi nasional beserta peluang investasinya.

Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung di Auditorium Universitas Sulawesi Tenggara yang dimulai sekira pukul 09.00 Wita pada Kamis (17/2/2022).

Hadir sebagai pembicara dalam gelaran diskusi tersebut, Dewan Energi Nasional, Dr Ir Musri, Rektor Unsultra, Prof Dr Andi Bahrun.

Kemudian, Senior Supervisor Communication and Relation PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Taufiq Kurniawan, Sekretaris Bapenda Provinsi Sulawesi Tenggara, Suharmin Arfad.

Selanjutnya, Sekretaris Jendral DEM Indonesia, Robi Juandry, Presiden DEM Sultra, Slamet Anang R, dan Ketua BEM Unsultra, Hasir.https://d-3132616926651971571.ampproject.net/2203172113000/frame.html

Ketua Panitia, Hasfil mengatakan forum diskusi ini akan berfokus pada pembahasan G20 (Group Of Twenty) dan juga mengenai energi di Indonesia.

“Karena memang seperti yang kita tahu, khususnya di Sulawesi Tenggara kaya akan sumber daya alamnya,” katanya.

Lanjut kata dia, tujuan dari forum diskusi ini adalah untuk mensosialisasikan kepada generasi muda Sulawesi Tenggara akan pentingnya putra daerah andil dalam pengelolaan sumber daya alam.

“Khususnya mahasiswa mempersiapkan diri mengelola sumber daya alam, agar potensi kekayaan alam di Sulawesi Tenggara bisa berbasis energi,” kata dia.

“Jadi mari mulai dipikirkan untuk saat ini dan kemudian hari sumber daya alam tersebut mampu dikelola sendiri,” jelasnya.

Untuk diketahui, diskusi ini mengusung tema Peta Panjang Energi Nasional dan Masa Depan Investasi di Sulawesi Tenggara Demi Terwujudnya Kedaulatan Energi Negeri.
Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *