Saat pimpinan Sekolah Islam Al-Azhar Hertasning Makassar menerima mahasiswa magang Prodi PGSD FKIP Unsultra belum lama ini

HaluoleoNews.ID, KENDARI- Sebanyak 30 mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) melaksanakan Benchmarking Learning Experience atau Magang pada Sekolah Dasar (SD) bertaraf Internasional di Bali dan Makassar.

Rektor Unsultra Prof Dr Andi Bahrun mengatakan, bahwa pelaksanaan program magang tersebut bisa terlaksana berkat lolosnya Prodi PGSD pada Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM) oleh Kemendikbudristek RI. Mereka melaksanakan magang di SD North Bilingual School Bali dan Sekolah Islam Al-Azhar Hertasning Makassar. Kegiatan itu merupakan implementasi KM yang memberikan kesempatan  mahasiswa melaksanakan magang khususnya dengan mitra yang telah menjalin kerja sama.

“Hal ini untuk menjaring pengalaman dan peningkatan kualitas mahasiswa menjadi lulusan yang profesional sebagai tenaga pendidik dalam pengembangan media pembelajaran dan pemanfaatan teknologi informasi, menguasai tugas pokok dan fungsi sebagai tenaga pendidik dan peningkatan kompetensi pedagogik, kepribadian, professional dan sosial,” ujarnya, Kamis (6/7/2023).
Kolaborasi mitra bentuk upaya memperluas jaringan kerjasama dan mempertahankan hubungan baik dengan mitra untuk mengembangkan jaringan kerjasama dalam menunjang implementasi MBKM dan pengembangan kurikulum Program Studi PGSD.
Ia berpesan, peserta Benchmarking Learning Experience ini menjadi momentum pembuktian mahasiswa dalam mengimplementasi pendekatan interdisipliner, ke PGSDan dan memiliki wawasan yang luas serta mengasah kepedulian terhadap lingkungan Pendidikan sekitarnya maupun kemampuan membangun komunikasi dengan peserta didik dan pengelola Pendidikan.
“Peserta bukan hanya membawa nama pribadi tapi membawa nama daerah dan almamater, karena itu jaga nama baik daerah dan almamater serta tunjukan kapasitas diri, kreativitas dan inovasi agar kegiatan benchmarking yang dilakukan memberikan manfaat bagi sekolah tempat magang, pribadi mahasiswa dan institusi PGSD serta Unsultra khususnya,” ucapnya.
Menurut Ketua PK-KM Unsultra, Dr Hijriani, pelaksanaan magang sebagai bentuk kegiatan yang bersinergi kemitraan, mengadopsi perkembangan dalam sektor pendidikan, khususnya implementasi kurikulum merdeka  dalam program KM sehingga dapat meningkatkan profesionalisme dan daya saing lulusan.
Output dari kegiatan ini, yakni peningkatkan wawasan, pengalaman, pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dan dosen sebagai peserta dan pendamping benchmarking experiental learning, rekognisi mata kuliah 20 SKS  yang diberikan kepada mahasiswa serta adanya MoU dan MoA antara Prodi PGSD dengan mitra.
Lanjutnya, peserta magang ini merupakan hasil seleksi berdasarkan CV dan hasil wawancara Tim Seleksi. Peserta yang dinyatakan lolos sesuai kuota 30 orang  yang terdiri 15 orang akan magang di SD Al-Azhar Makassar dan 15 orang magang di SD North Bilingual School, Singaraja Bali dengan melibatkan 4 dosen pendamping  sekaligus tim PK-KM Unsultra 2023.
“Kelompok magang  Sekolah Islam Al-Azhar Hertasning Makasar berangkat 04 Juli 2023 dan kelompok magang di SD North Bilingual School akan berangkat  21 Juli 2023. Peserta magang program PK-KM ini mendapatkan bantuan biaya tiket pesawat Pulang Pergi (PP) dan living cost (biaya tempat tinggal, transpor lokal dan makan) selama kegiatan magang yang berlangsung selama 4 bulan. Berharap peserta magang menunjukkan kreativitas dan prestasi terbaik selama mengikuti program magang ini,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *