Riski Hidayat

HaluoleoNews.ID, KENDARI- Membanggakan! Pasalnya Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) periode 2023- 2024 yang dilantik oleh Rektor pada Jumat (19/5/2023) lalu, ternyata juga tercatat sebagai penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di kampus merah maron itu.

KIP sendiri merupakan program beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan , Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang diperuntukan kepada mereka mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi tetapi mampu secara akademik.

Adalah, Riski Hidayat mahasiwa Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) angkatan 2020, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsultra. Asal daerah, Kelurahan Tampo, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna.

Rektor Unsultra, Prof Andi Bahrun mengatakan, bahwa Ketua BEM Unsultra periode 2023-2024 yang baru dilantik baru- baru ini tercatat sebagai penerima beasiswa KIP Kuliah. Tentu torehan ini baru pertama kali terjadi di kampus yang dipimpin Prof Andi Bahrun ini, dan ini merupakan sebuah prestasi yang membanggakan bagi penerima KIP Kuliah di Indonesia khusus Unsultra.

Ia menuturkan, atas capaian Riski Hidayat  tersebut dirinya langsung melaporkan prestasi itu kepada Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) yang menaungi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah IX Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sultanbatara). Artinya, ini menjadi catatan bahwa mahasiswa penerima KIP Kuliah juga bisa berprestasi dan menjadi Ketua BEM Unsultra.

“Saya kira anda (Riski Hidayat) bisa menjadi menginspirasi dari sekian penerima beasiswa KIP Kuliah dari mereka kelompok masyarakat yang tidak mampu. Sekarang bisa menata dirinya betul- betul menjadi calon pemimpin masa depan. Diingat itu,” ujarnya, Jumat (19/5/2023).

Sementara itu, Ketua BEM Unsultra periode 2023- 2024 yang juga sebagai penerima KIP Kuliah, Riski Hidayat mengungkapkan, sebagai penerima beasiswa KIP Kuliah sudah sepatutnya beasiswa tersebut dimanfaatkan  dengan baik, dengan menunjukkan berbagai prestasi. Sebab sebagai penerima KIP Kuliah dituntut terus mempertahankan Indeks Preatasi Kumulatif (IPK), serta  terus berpartisipasi baik dibidang akademik maupun dibidang organisasi.

“Alhamdulillah saya pribadi sangat memanfaatkan KIP Kuliah ini dengan baik, dibuktikan  dengan  prestasi- prestasi kecil yang saya raih. Mulai mulai dari menjadi Sekjen HMPS PGSD dan hari ini (19/5/2023) saya bisa menjadi Ketua BEM Unsultra, jika tanpa KIP Kuliah mungkin saya tidak akan bisa meraih prestasi ini. Sebab untuk berkuliah bagi anak seperti saya itu merupakan hal mustahil, namun dengan adanya KIP Kuliah harapan saya untuk kuliah bisa saya gapai,” ucap mahasiswa kelahiran 27 September 2001 ini.

Ia berharap, semoga mahasiswa KIP Kuliah lainnya senantiasa mempertahankan prestasinya, sehingga mampu menjadi mahasiswa yang kelak menjadi pemimpin di masa depan. Banyak orang yang ingin menjadi penerima beasiswa KIP Kuliah tanpa harus memikirkan biaya setiap semester. Penerima KIP Kuliah termasuk mahasiswa yang beruntung, oleh karena itu manfaatkan dengan baik dan terus ukir prestasi dan jadilah yang terbaik. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *