Penyerahan uang pembinaan oleh Rektor Unsultra, Prof Andi Bahrun kepada juara 1 pemenang lomba menggambar tingkat SD se Kendari, Alika Maritza Ramadhani.

HaluoleoNews.ID, KENDARI- Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke- 37, Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) menggelar Lomba Mewarnai dan Menggambar jenjang Taman Kanak- Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) Se Kota Kendari, di Pelataran Gedung Rektorat Unsultra, Sabtu (8/7/2023).

Tercatat, ada 45 peserta yang mengikuti lomba mewarnai (TK) dan 28 peserta yang mengikuti lomba menggambar (SD). Dimana lomba mewarnai dan menggambar ini mengangkat tema “Lingkungan Universitas Sulawesi Tenggara”.

Saat ditemui disela- sela kegiatan, Rektor Unsultra, Prof Andi Bahrun mengatakan, bahwa lomba mewarnai dan menggambar jenjang TK dan SD ini dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Unsultra ke- 37 pada 9 Juli 2023. Selain melibatkan anak- anak TK dan SD, rangkaian Dies Natalis ke 37 Unsultra ini juga melibatkan dosen, tenaga kependidikan (staf), mahasiswa dan masyarakat.

Penyerahan piala oleh Rektor Unsultra, Prof Andi Bahrun kepada juara 1 pemenang lomba mewarnai jenjang TK se Kendari, Faiza.

Ia menjelaskan, untuk menyukseskan pelaksanaan lomba mewarnai dan menggambar ini pihaknya berkerjasama dengan Ikatan Guru Taman Kanak- Kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dan melibatkan Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) lingkup kampus.

“Alhamdulillah lomba hari ini (kemarin red) diikuti hampir 100 orang. Tentu kami sangat bersyukur dan mengapresiasi kontribusi dari pihak sekolah dan orang tua, karena walaupun dalam suasana libur sekolah mereka masih menyempatkan waktu mengikuti lomba mewarnai dan menggambar ini,” ujarnya dengan bangga.

Foto bersama seusai penyerahan hadiah lomba menggambar jenjang SD se Kendari.

Lewat kegiatan ini sambung orang nomor satu di Unsultra itu, semoga minat dan bakat peserta lomba bisa terus ditingkatkan sehingga kedepan mereka (peserta) dapat menjadi pelukis dan mampu menekuni minat dan bakatnya masing- masing. Selanjutnya, para peserta ini juga mempunyai pengalaman baru serta mengenal lebih dekat Perguruan Tinggi (PT) khususnya Unsultra.

“Insya Allah ketika sudah berkunjung dan mengenal Unsultra, mereka sudah mulai bermimpi kedepan menjadi mahasiswa calon- calon pemimpin masa depan. Apalagi melihat antusias masyarakat dan peserta lomba sangat luar biasa, dan inilah juga harapan, tekad dan tujuan kami menjadi kampus milik semua masyarakat dari berbagai level dan anak- anak,” ucapnya.

Apalagi beber dia, Unsultra sendiri mempunyai Prodi PGSD dan PG PAUD yang berkaitan dengan anak SD dan TK. Oleh karena itu, mudah- mudahan kegiatan ini bisa menjadi motovasi dan inspirasi bagi dosen FKIP Unsultra, agar mampu melihat bahwa inilah generasi yang menjadi tantangan dan tanggung jawab mereka untuk membina dan menghasilkan calon- calon pemimpin masa depan.

Lanjut dia.  2024 dan 2025 Indonesia akan mendapatkan bonus demografi kalau generasi mudanya dapat dibina dengan baik. Begitupun sebaliknya, kalau generasi muda Indonesia tidak bisa dibina dengan baik maka yang muncul adalah bencana demografi yang akan didapat.

“Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk kita bersama- sama menyiapkan generasi muda yang mempunyai daya saing yang tinggi. Sehingga, bonus demografi itu benar- benar bisa kita capai,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua IGTKI Sultra, Dra. Sasmin, M.Pd mengungkapkan, bahwa selain memperingati Dies Natalis ke 37 Unsultra. Lomba mewarnai dan menggambar ini juga sebagai langkah awal untuk mempromosikan Unsultra kepada anak- anak usia dini. Tentu hadirnya mereka di Unsultra akan membawa satu cerita kepada orang tua dan teman- temannya.

Ditambah, maraknya kurikulum merdeka saat ini akan menambah kebebasan bermain seluas- luasnya kepada anak- anak TK dan SD untuk belajar bagaimana mereka mengekspresikan kemampuan dan totalitasnya melalui lomba mewarnai dan menggambar.

“Untuk kriteria penilaian lomba ini, diantaranya kreativitas, keberanian dan totalitas mereka dalam mengangkat warna. Kita memberikan kebebasan mereka dengan tema yang diangkat, terserah mereka mau gambar apa, apakah itu gedung- gedung Unsultra, pepohonan, atau lingkungan sekitar lainnya,” ungkapnya.

Saat Ketua IGTKI Sultra, Dra. Sasmin, M.Pd memantau pelaksanaan lomba mewarnai dan menggambar.

Ia berharap, melalui kegiatan ini dosen- dosen di Unsultra kedepannya akan tercipta kolaborasi yang lebih baik lagi untuk meningkatkan kualitas mutu dalam hal ini guru dan calon- calon guru PAUD yang berimbas kepada anak usia dini. Serta kedepan mengajak para mahasiswa PGSD dan PG PAUD dalam kegiatan serupa agar mampu memahami karakteristik anak usia dini ketika mereka sudah menjadi guru.

Selain itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsultra, Riski Hidayat menambahkan, kegiatan lomba mewarnai dan menggambar ini dapat menyatukan antara kampus dengan kegiatan- kegiatan anak usia dini. Sehingga beber dia, kampus tidak hanya menjadi tempat para mahasiswa tetapi terbuka untuk siapapun, baik para Stakeholder dibidang pendidikan, masyarakat, siswa, anak usia dini dan lainnya.

“Kegiatan hari ini (lomba mewarnai dan menggambar) adalah kegiatan yang membuat kreativitas anak- anak TK dan SD itu bisa meningkat dan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) memfasilitasi kegiatan itu. Apalagi antusias peserta lomba ini sangat baik, semoga kegiatan seperti ini terus ditingkatkan agar Unsultra lebih dikenal oleh semua masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui, adapun nama- nama anak yang menjuarai lomba mewarnai dan menggambar sebagai berikut.

Mewarnai (TK)

  1. Faiza
  2. Gamza Adizar Sjamso
  3. Rasyid (Alfath)
  4. Shafa Atiza
  5. Ayra
  6. Naufal zaki

Menggambar (SD)

  1. Alika Maritza Ramadhani 
  2. Najwa Fazilah Endo 
  3. Havizha Q’A Tanasale 
  4. Hafiza Dwi Khaira
  5. Syakila Rizki
  6. Aqilla Fahira Mufia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *