Foto bersama usai peresmian rusunawa masa depan Unsultra oleh Kepala Balai P2P Sulawesi III Iskandar Ismail bersama Rektor Unsultra Prof Dr Ir Andi Bahrun M.Sc Agric, Ketua Yayasan Unsultra Muhammad Yusuf dan beserta mahasiswa Unsultra pada Minggu (20/11/2022).

Potretterkini.id, KENDARI Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) Pemimpin Masa Depan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) dioperasionalkan, setelah diresmikan oleh Kepala Balai Pelaksana Penyedia Perumahan (P2P) Sulawesi III Iskandar Ismail bersama Rektor Unsultra Prof Dr Ir Andi Bahrun M.Sc Agric, pada Minggu (20/11/2022).

Kepala Balai P2P Sulawesi III, Iskandar Ismail menyatakan, Rusunawa Unsultra mulai dibangun pada tahun 2018 dan selesai di 2019 dengan jumlah kamar 45 unit, 3 lantai. Ia berharap agar pengelola bisa mengatur dan memanfaatkan jumlah kamar sesuai dengan alokasinya. Sebab dengan managemen yang dilakukan oleh pengelola, maka pemeliharaan asrama akan bisa lebih baik.

selain itu diharapkan pengelola asrama mempunyai karakter yang baik, dan jujur dalam melakukan pengelolaan. Sebab memperoleh satu tower rusun butuh waktu, olehnya itu, dengan hadirnya Rusunawa ini bisa menghasilkan generasi muda yang handal dan mampu bersaing pada era yang ketat ini.

“Kita berharap dengan hadirnya Rusunawa ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal, baik untuk belajar kelompok sehingga menciptakan  alumni yang handal dan miliki daya saing atau problem solving serta bisa beradaptasi pada era teknologi diera digital,” harapnya.

Sementara itu, Rektor Unsultra Prof Dr Andi Bahrun sangat bersyukur karena momentum yang ditunggu-tungguh bisa terealisasi. Kini Rusunawa Calon Pemimpin Masa Depan Unsultra sudah bisa dihuni oleh para mahasiswa kurang mampu dan penerima KIP Kuliah.

Lanjutnya, Rusunawa ini mempunyai tiga lantai bangunan dengan total kamar berjumlah 64 yang mempunyai kapasitas daya tampung keseluruhan sebanyak 250 orang. Untuk saat ini Rusunawa diisi dengan 150 mahasiswa yang terdaftar sebagai penerima KIP Kuliah yang 80 persennya di dominasi perempuan.

“Saya bersyukur kepada Allah dan berterimakasih kepada bapak Ridwan Bae karena berkat beliau hunian ini bisa hadir. Untuk, hunian pertama ini wajib diisi oleh mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah selama satu tahun, karena ini bagian kegiatan Unsultra untuk mendidik, mencerdaskan dan mempersiapkan para mahasiswa menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.

Prof Bahrun juga menyampaikan kepada pengelola asrama untuk merancang berbagai kegiatan yang akan melahirkan pemimpin masa depan, baik terkait intelektualitas, integritas, wawasan kebangsaan, leadership, dan kemampuan berbahasa asing.

“Saya harapkan kepada mahasiswa Unsultra jangan lagi menjadi followers tetapi harus menjadi influencer dengan terus berjuang, untuk mempersembahkan yang terbaik. Selain itu, kami berharap juga kepada mahasiswa yang sudah tinggal di asrama agar manfaatkan kesempatan ini dengan baik, sebagaimana mewujudkan harapan menjadi pemimpin masa depan yang berpikir, berbicara dan berbuat yang benar,” jelasnya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *