Ketgam:Rektor Unsultra, Prof Andi Bahrun membawakan sambutan dihadapan peserta seminar lingkungan, di WTC Unsultra, Rabu (14/6/2023).

Potretterkini.id, KENDARI– World Cleanup Day (WCD) Sulawesi Tenggara (Sultra) kolaborasi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Sulawesi Tenggara (Mapala Unsultra) menggelar Seminar Lingkungan dengan tema “Impact Sampah Terhadap Pencemaran Lingkungan dan Kualitas Hidup Masyarakat Kota Kendari”, bertempat di gedung WTC Unsultra, Rabu (14/6/2024).

Hadir sebagai narasumber dalam acara seminar tersebut yakni diantaranya dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sultra, Badan Kehormatan Organisasi (BKO) Mapala Unsultra, Pengamat Lingkungan, Waste Management Leader Departement.

Rektor Unsultra, Prof Andi Bahrun, mengatakan, upaya penanganan sampah dilingkungan kampus pihaknya telah bersinergi pemerintah dan dan lembaga Naturevolution, bahwa penting harus sadar dan peduli dengan lingkungan, setiap orang harus mempunyai jiwa untuk memikirkan kembali (Rethinking) tentang apa yang dilakukan. Misalnya mau membuang sampah harus memikirkan dampak apa yang akan terjadi ketika membuang sampah sembarang.

Peserta seminar lingkungan yang digagas oleh WCD dan Mapala Unsultra.

Selain itu, mempunyai jiwa, penggunaan kembali (Reuse) maksudnya sebagai manusia harus berpikir bahwa terkadang ada sampah yang bisa digunakan kembali bahkan bisa bermanfaat dan bernilai ekonomis.

Sebagai wujud implementasi MoU dengan Naturevolution dengan Unsultra saat ini tengah membangun bank sampah, yang dimana setiap mahasiswa yang menyerahkan sampah anorganik akan mendapatkan uang. Dan sampah tersebut dapat diolah dan bernilai ekonomis.

Kemudian sebagai dukungan pemerintah terhadap kampus “SEKSI” ini akan kami juga mendapatkan bantuan satu kontainer sampah dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DKHK) Kota Kendari,” ungkapnya.

Ia berharap, setelah peserta mengikuti kegiatan seminar lingkungan ini mereka mampu menggelorakan dan menjadi contoh penerapan kesadaran mencintai kebersihan lingkungan, dan hal tersebut merupakan hal yang sangat mulia dan berguna bagi kemaslahatan umat.

Leader WCD Sultra, Ardan Sudu mengatakan, bahwa WCD merupakan gerakan yang dilaksanakan setiap tahun untuk memperingati hari bersih-bersih sedunia.

“Melalui gerakan ini kita berharap agar masyarakat itu senantiasa peduli terhadap sampah. Karena dengan sampah dapat merusak alam kita,” imbuhnya.

Senada disampaikan Ketua Umum Mapala Unsultra, Firmansyah menyatakan, bahwa Melalui kegiatan ini diharapkan komunitas atau mahasiswa lainya dapat memiliki kesadaran terhadap lingkungan khususnya pentingnya buang sampah pada tempatnya.

“Ayo kita sama-sama menjaga kebersihan lingkungan di sekitar kita,” pungkasnya. (Med)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *