Foto: Proposal Kegiatan Penelitian dan Penelitian

KENDARI – Perguruan tinggi mempunyai peran yang penting dalam meningkatkan kemajuan suatu daerah melalui penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh para dosen. Olehnya itu Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) terus mendorong para dosen untuk terus maju diri melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat guna meningkatkan kualitas lembaga maupun daerah.

Tahun ini, Unsultra kembali melaksanakan seleksi seleksi proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk tahun anggaran 2022 dengan menggunakan dana internal yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 17-18 Mei.

Rektor Unsultra, Prof. Dr. Ir. Andi Bahrun mengungkapkan, seleksi ini dilakukan untuk mengontrol kualitas dan memastikan bahwa proposal yang diusulkan memang layak untuk didanai dan dilaksanakan. Tentu ia mengingikan agar hasil penelitian selama ini bisa terhilirisasi serta mampu menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat.

Lanjutnya, kegiatan penilian proposal penelitian dan pengabdian masyarakat ini dilakukan antara lain untuk memastikan terpenuhinya standar isi dan hasil penelitian. Disadari belum maksimal hilirisasi hasil dan manfaat penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Perguruan Tinggi khususnya Unsultra.

“Oleh karena itu Unsultra terus berupaya lebih komprehensif untuk mengakselerasi proses hilirisasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh perguruan tinggi swasta yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkapnya, Rabu (18/5).

Ia mengatakan, alhamdulillah tahun ini ada peningkatan usulan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Tercatat ada ada 45 proposal penelitian dengan jumlah dosen yang terlibat 68 orang dan 35 proposal kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dari hasil kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat ini akan lahir  berbagai luaran dalam bentuk jurnal, bahan ajar, HAKI, peningkatan kualitas SDM, peningkatan nilai tambah dan untuk perbaikan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam seleksi ini ada dua reviewernya yakni Prof. Dr. Ir. Muhidin dan ia sendiri. “Oleh karena itu diharapkan peningkatan jumlah topik penelitian dan pengabdian dengan berbagai lurannya serta keterlibatan mahasiswa berbagai mitra yang terlibat akan berimplikasi pada perbaikan karier dan kesejahteraan dosen, perbaikan proses pembelajaran, peningkatan daya saing Unsultra dan daya saing daerah,” ujarnya.

Sambungnya, disamping itu peningkatan jumlah dan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta berbagai kemitraan yang ada akan semakin memungkinkan Unsultra dapat mengimplementasikan program Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar, sehingga bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas dan tangguh, serta dapat berkontribusi pada penyelesaian persoalan masyarakat, daerah dan bangsa.

“Ada tiga manfaat sekaligus dapat dicapai yaitu peningkatan jumlah penelitian, hasil kajian yang bermanfaat bagi masyarakat serta pengabdian kepada masyarakat yang turut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, melalui program ini diharapkan Unsultra terpacu untuk meningkatkan budaya iptek serta berperan dalam aktivitas sosial ekonomi menuju Indonesia yang sejahtera,” pungkasnya.

Berita: Rakyat Sultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *