Ketgam: Foto bersama Rektor Unsultra dan Dejavato Foundation gelar Internasional Discussion dengan tema Internasional Community Engagement and Student Exchange di gedung WTC Unsultra. (Foto:Istimewa)

Potretterkini.id, KENDARI-Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) dan Dejavato Foundation gelar Internasional Discussion dengan tema Internasional Community Engagement and Student Exchange di gedung WTC Unsultra.

Rektor Unsultra, Prof. Dr. H. Andi Bahrun, M.Sc., Agric mengatakan bahwa sejak tahun lalu Unsultra sudah menggelorakan Internasionalisasi Unsultra dan Globalisasi Unsultra. Hal ini bertujuan untuk menjawab tantangan saat ini, kemudian meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). “Kegiatan Internasional Discussion dengan tema ‘ International Engagement and Student Exchange” yang pelaksanaannya oleh BEM Unsultras dengan narasumber Ketut Purwanto (Ketu Dejavato Foundation), volunteer Prancis Lobena Bensif dan Mahasiswa Unsultra Wa Ode Sitti Halifa Mellinia,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan suplemen kegiatan PKKMB Mahasiswa baru tahun 2023 sehingga semua mahasiswa baru menjadi peserta.

Ia jelaskan, bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan dapat meningkatkan kegiatan pengabdian masyarakat internasional, pertukaran mahasiswa internasional dan pertukaran dosen. Ketua Dejavato , Ketut Purwanto, menyampaikan informasi berbagai peluang program Pengabdian Masyarakat internasional dan pertukaran mahasiswa/dosen pada berbagai negara yang dituju.

Narasumber yang berasal dari Perancis, Lobena Bensif menyampaikan terkait budaya, dan studi di Perancis serta terkait program yang diikuti sebagai volunteer. Sedangkan Melli menyampaikan pengalaman sebagai mahasiswa Unsultra mengikuti program International Student Exchange dan pengalaman berorganisasi.” jelasnya.

Akhir tahun ini, salah satu dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unsultra akan mengikuti pengabdian masyarakat di Jepang. “Kegiatan ini bagian dari Internasionalisasi Unsultra. Selasa (12/9) insyaallah kita akan MoU dengan Dejavato Foundation,” katanya.

Adanya tawaran berbagai program oleh Dejavato Foundation ia berharap, kepada mahasiswa dan Dosen Unsultra agar memanfaatkan momen tersebut dengan sebaik mungkin. “Ini adalah momen besar bagi mahasiswa Unsultra untuk mengikuti berbagai program kegiatan yang berskala Internasional, sehingga mahasiswa dan dosen perlu mempersiapkan diri,” harapnya.

Tempat yang sama, Dejavato Foundation, Ketut Purwanto mengungkapkan bahwa program dari Dejavato Foundation erat kaitannya dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sebab program ini dapat memberikan peningkatan hardskill dan soft skill sebagai penguat keterampilan bagi mahasiswa.

Kedua, mendukung kegiatan mahasiswa dalam rangka implementasi MBKM dan memperkuat dan menambah kompetensi dan kepercayaan diri mahasiswa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa diharapkan kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen Unsultra khususnya. “Semoga melalui Dejavato Foundation hardskill dan soft skill mahasiswa Unsultra terus meningkat dan program Internasionalisasi Unsultra semakin sukses,” pungkasnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *