Suasana Workshop Rektor Unsultra Prof Dr. Ir. Andi Bahrun, M.Sc., Agric (Tengah), dan tampil sebagai Keynot Speaker yakni Tim WCP dari Universitas Kebangsaan Malaysia, Prof Akrajas Ali Umar Ph.D (Samping Kanan) dan dari Universitas Halu Oleo, Prof Dr.Ir. M Nurdin, M.Sc., IPU ASEAN M.Eng (Samping kiri) di Aula WTC Unsultra, (10/10/2022)

Potretterkini.id, KENDARI– Paradigma dunia perguruan tinggi saat ini dituntut agar semua dosen berkinerja dengan baik khususnya peningkatan kualitas research dan publikasi yang bereputasi baik skala nasional maupun internasional. Terkait hal ini, Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) bekerjasama dengan Tim Word Class Professor (WCP) dari Universitas Kebangsaan Malaysia dan UHO melalui program WCP Goes To Campus menyelenggarakan Workshop “Akselerasi Publikasi International Bereputasi : Kolaborasi Riset Mempermudah Publikasi Internasional Scopus Q1 & Q2” dia Aula WTC Unsultra, Senin 10 Oktober 2022.

Kegiatan Workshop dibuka secara resmi oleh Rektor Unsultra Prof Dr. Ir. Andi Bahrun, M.Sc., Agric, dan tampil sebagai Keynot Speaker yakni Tim WCP dari Universitas Kebangsaan Malaysia,Prof Akrajas Ali Umar Ph.D dan dari Universitas Halu Oleo, Prof Dr.Ir. M Nurdin, M.Sc., IPU ASEAN M.Eng. serta dihadiri peserta mayoritas dari dosen Unsultra, dan turut hadir peserta dosen dari UHO dan Unilaki.

Prof. Akrajas saat jadi narasumber menguraikan pentingnya dosen melakukan research dan publikasi, manfaat publikasi pada jurnal bereputasi (Q1 dan Q2), tips agar mudah publikasi pada jurnal internasional bereputasi dan perlunya kolaborasi research untuk publikasi pada jurnal internasional bereputasi. Kemampuan dosen melakukan research dan publikasi terutama pada jurnal internasional bereputasi akan berdampak karier dosen dan juga akan berkontribusi pada kemajuan dan daya saing kampus.

Prof. Akrajas menambahkan bahwa, penulisan artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi seperti Scopus Q1 dan Q2 tidak memerlukan skill yang spesial tetapi asal ada kemauan dan juga disokong oleh rancangan penelitian (roadmap) yang sangat baik, rapi dan bantuan kolaborator dari para pihak. Riset yang baik juga perlu mempertimbangkan impactnya terhadap aspek lingkungan, ekonomi dan social.

Kata dia, dari riset yang berimpact luas tersebut, akan menghasilkan ouput yang bisa ditulis menjadi jurnal yang berkualitas dan bisa dipublish pada jurnal terindeks baik seperti jurnal internal internasional Q1/Q2. Saya menyampaikan tips untuk menghasilkan jurnal yang berkualitas dan berpeluang publish pada jurnal internasional bereputasi Q1 dan Q2 antara lain dengan melakukan kolaborasi riset,” tambahnya.

“Saya rasa Unsultra bisa mewujudkannya, karena saya melihat dosen-dosennya sangat muda-muda dan potensi untuk menulis jurnal internasional sangat besar, serta dukungan pimpinan universitas sangat tinggi” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Peneliti Utama Universitas Halu Oleo, Prof Dr.Ir. M Nurdin, M.Sc., IPU ASEAN M.Eng, berharap kegiatan workshop ini bisa meningkatkan mutu publikasi jurnal nasional maupun internasional teman-teman dosen di Unsultra, terutama teman-teman dosen jika ingin usul guru besar. Syarat menjadi guru besar saat ini baru saja di update seperti adanya syarat khusus terkait publikasi pada jurnal bereputasi internasional dan nasional, pengalaman membimbing doktor, menguji program doktor, pengalaman melaksanakan penelitian yang kompetitif, bahkan setiap Perguruan Tinggi membuat peta guru besar terkait bidang keahlian.

Untuk lebih jelasnya bisa membaca aturan usulan guru besar terbaru, tambahnya.
Rektor Unsultra Prof Andi Bahrun, saat menyampaikan selamat datang kepada semua peserta dan terima kasih kepada pembicara tim, WCP (Prof. Akrajas Ali Umar, Ph.D (UKM) dan Prof Dr.Ir. M. Nurdin, M.Sc, IPU,ASEAN Eng (UHO). Kehadiran teman-teman hari melukiskan hubungan erat teman-teman dan kampus teman-teman dengan kampus Unsultra dan juga menggambarkan konsen kita terhadap pentingnya riset dan publikasi pada jurnal yang bereputasi nasional dan internasional.

Terima kasih khusus kepada narasumber atas waktu dan kedatangan dikampus Unsultra untuk share materi serta memotivasi dosen khususnya dosen unsultra agar bisa dengan mudah publikasi pada jurnal Internasional bereputasi. Saya tahu anda bertiga sudah melakukan kegiatan workshop yang serupa pada beberapa Perguruan Tinggi.

Untuk publikasi pada juranal internasional bereputasi perlu didukung oleh kegiatan penelitian yang baik terutama melalui kolaborasi riset. Sungguh kita yakin bahwa kolaborasi riset bisa mempermudah publikasi pada jurnal internasional bereputasi.

Unsultra tahun ini memiliki kolaborasi riset dengan Faculty-Economy Program, University of Mindanao dan juga ada 9 judul penelitian penugasan dari kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi khususnya terkait Implementasi MBKM dan Peningkatan kualitas Penelitian pada Perguruan Tinggi serta berbagai judul penelitian dana riset internal.

“Saya berharap dari judul riset ini dan dengan adanya workshop hari ini akan meningkatkan jumlah publikasi pada jurnal bereputasi khususnya Q1 dan Q2. Sekali lagi, saya menyampaikan terima kepada TIM World Class Professor atas terselenggaranya kegiatan workshop hari ini, semoga kolaborasi hari ini dapat dilanjutkan pada masa mendatang,” katanya.

Melihat antusias dosen-dosen yang ikut kegiatan hari ini saya berkeyakinan akan terjadi peningkatan publikasi pada jurnal internasional dan nasional bereputasi . Saya berpesan khusus kepada dosen Unsultra yang bergelar doktor agar memantapkan roadmap penelitian, mulai menulis dan rajin publikasi pada jurnal nasional dan internasional serta berbagai karya tridharma lainnya dan agar segra usul guru besar.

Sesungguhnya jabatan fungsional guru besar (Prof) adalah jabatan yang harus diusahakan seorang dosen untuk diraih dengan berkinerja dengan sungguh dan predikat sangat baik dan bukanlah jabatan structural, karena jabatan struktur PT adalah hanyalah tugas tambahan” sambungnya.

“Kami dari pihak internal kampus siap memfasilitasi setiap usaha teman-teman demi kamajuan dan citra Unsultra serta citra Perguruan Tinggi secara umum. Kepada para peserta, Prof. Andi Bahrun menyampaikan bahwa ketika kita bisa menyelesaikan karya ilmiah berkualitas dan dipublish oleh jurnal bereputasi nasional dan internasional adalah merupakan kepuasan/kebahagiaan intelektual, maka saya berdoa dan berdoa agar sahabat akademisi agar bersegralah “ menjemput/menghadirkan Kebahagiaan Intelektual”.

“Saya yakin jika ada kemauan, focus, kita mantapkan kolaborasi dengan para pihak dan kita segra buat time schedule bersama memulai menulis dan publish, dengan ridho dan Allah SWT, kebahagiaan intelektual akan segra hadir pada sahabat akademisi dan bisa menghiasi prestasi Unsultra, sambungnya. Pubklikasi pada jurnal nasional dan internasional bereputasi adalah merupakan wujud dari implementasi gelora “ UNSULTRA, IN GLOBAL ACTION : Dream To Becoma A Future University,” jelasnya Andi Bahrun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *