Prof Andi Bahrun kembali dipercaya memimpin Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) untuk periode 2025–2029.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara, Dr M Yusuf, dan disaksikan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka.
Berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari, Jalan Edi Sabara, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Rabu (31/12/2025) pagi.
Dengan pelantikan ini, Prof Andi Bahrun tercatat empat kali menjabat sebagai rektor Unsultra, dengan total masa kepemimpinannya kini mencapai 12 tahun.
Ia pertama kali dilantik sebagai rektor pada Desember 2013, menggantikan Dr Ir La Ode Magribi.
Dalam sambutannya, Prof Andi Bahrun menyampaikan kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, jabatan rektor bukan kekuasaan, melainkan bentuk pengabdian, karena amanah tersebut harus memberi manfaat bagi dunia pendidikan, masyarakat, daerah, dan negara.
Unsultra saat ini terus berupaya memperkuat peran dan reputasi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
“Kampus harus mampu menyesuaikan diri, berinovasi, dan membangun kerja sama secara berkelanjutan,” kata Prof Andi Bahrun.
Ia menyampaikan, Unsultra rutin menggelar kegiatan akademik dan nonakademik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kampus.
Kegiatan tersebut juga diharapkan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah, termasuk mendorong pergerakan UMKM.
Pada periode kepemimpinannya di 2025–2029, Unsultra akan memprioritaskan sejumlah program strategis.
Di antaranya penguatan tata kelola perguruan tinggi yang berintegritas, peningkatan mutu pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Selain itu, Unsultra akan memperkuat identitas kampus yang berpijak pada nilai lokal, kebhinekaan, dan keilmuan, serta memperluas kerja sama dengan berbagai institusi di dalam dan luar negeri.
“Kepemimpinan itu bukan kerja sendiri. Namun, diperlukan kebersamaan dan kolaborasi agar tujuan bersama dapat tercapai,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, mengatakan pelantikan kembali Prof Andi Bahrun merupakan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap kemampuan dan komitmennya dalam memimpin Unsultra.
Sehingga, ia berharap kepemimpinan Prof Andi Bahrun mampu memperkuat visi Unsultra dalam mencetak lulusan unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.
Selain itu, Unsultra diharapkan terus berkembang sebagai pusat inovasi, riset, dan pemberdayaan masyarakat.
Sebab, menurutnya pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan perguruan tinggi.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara siap mendukung pengembangan Unsultra agar semakin berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh civitas akademika Unsultra untuk terus bersinergi dengan program pemerintah pusat dan daerah.
Kemudian, menjaga semangat kebersamaan dalam membangun pendidikan tinggi yang berdampak nyata.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan masyarakat, saya mengucapkan selamat kepada Prof Andi Bahrun atas amanah yang kembali diberikan. Semoga Unsultra semakin maju dan berkontribusi bagi daerah,” jelasnya.
Kampus Unsultra berada di Jalan Kapten Piere Tendean Kelurahan Baruga Kecamatan Baruga Kota Kendari.
Berjarak sekira 10,7 kilometer atau 21 menit dari kawasan pusat kota di Tugu Religi eks MTQ Kendari Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga.
Source : https://sultra.tribunnews.com/